Melaksanakan ibadah umroh bukan hanya tentang menjalankan rukun dan syarat di Masjidil Haram. Momen berada di Tanah Suci Makkah dan Madinah juga menjadi kesempatan emas untuk melakukan ziarah sejarah (napaktilas), melintasi jejak perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menegakkan syiar Islam. Agar perjalanan ibadah Anda semakin berkesan dan penuh nilai spiritual, berikut adalah 10 rekomendasi Tempat Ziarah Saat Umroh di Makkah dan Madinah yang wajib masuk dalam agenda perjalanan Anda.
Destinasi Ziarah Bersejarah di Kota Makkah
1. Jabal An-Nur & Gua Hira
Jabal An-Nur (Bukit Cahaya) menyimpan nilai historis yang amat penting bagi umat Islam. Di puncaknya terdapat Gua Hira, lokasi di mana Nabi Muhammad SAW bermunajat hingga menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril (Surah Al-’Alaq ayat 1–5).
Catatan Musafir: Pendakian menuju Gua Hira membutuhkan fisik yang prima karena medannya yang lumayan terjal dan memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam.
2. Jabal Tsur & Gua Tsur
Terletak di sebelah selatan Kota Makkah, Jabal Tsur menjadi saksi bisu perjuangan Nabi Muhammad SAW bersama sahabat karibnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Di dalam Gua Tsur, beliau bersembunyi selama tiga hari tiga malam dari kejaran kaum kafir Quraisy saat peristiwa Hijrah menuju Madinah.
3. Jabal Rahmah & Padang Arafah
Jabal Rahmah adalah bukit batu kecil yang terletak di tengah Padang Arafah. Menurut tradisi sejarah, tempat ini diyakini sebagai titik bertemunya Nabi Adam AS dan Hawa setelah puluhan tahun dipisahkan di bumi. Selain itu, Jabal Rahmah juga menjadi lokasi Rasulullah SAW menyampaikan Khotbah Wada’ (khotbah perpisahan) yang monumental saat Haji Wada’.
4. Pekuburan Jannatul Ma’la
Terletak tidak jauh dari kompleks Masjidil Haram, Pemakaman Ma’la adalah salah satu pemakaman tertua di Makkah. Di sinilah peristirahatan terakhir sosok tercinta Rasulullah, yakni istri beliau Sayyidatina Khadijah Al-Kubra RA, para sahabat, serta beberapa ulama ternama asal Indonesia yang wafat di Makkah.
5. Hira Cultural District & Museum Wahyu
Bagi Anda yang menyukai napaktilas dengan konsep modern, Hira Cultural District yang terletak di kaki Jabal An-Nur wajib dikunjungi. Di sini terdapat Museum Wahyu, sebuah kawasan pameran interaktif dengan teknologi audio-visual canggih yang menceritakan sejarah penurun wahyu kepada para nabi hingga masa Nabi Muhammad SAW.
Destinasi Ziarah Bersejarah di Kota Madinah
6. Raudhah & Makam Rasulullah SAW (Masjid Nabawi)
Di dalam kompleks Masjid Nabawi terdapat Raudhah, area yang dijuluki Rasulullah SAW sebagai taman dari taman-taman surga. Berdoa di Raudhah sangat dianjurkan karena tergolong tempat yang mustajab. Tepat di samping Raudhah, terdapat makam Rasulullah SAW beserta dua sahabat utamanya, Abu Bakar RA dan Umar bin Khattab RA.
7. Pemakaman Jannatul Baqi
Berada tepat di sebelah tenggara Masjid Nabawi, Pemakaman Baqi merupakan kompleks pemakaman utama warga Madinah sejak zaman Nabi. Lebih dari 10.000 sahabat Nabi, keluarga (Ahlul Bait), para istri Nabi (Ummahatul Mukminin), serta tabi’in dimakamkan di tempat ini.
8. Masjid Quba
Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW bersama para sahabat saat tiba di Madinah dalam peristiwa Hijrah. Masjid ini memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian mendatangi Masjid Quba lalu shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umroh.” (HR. An-Nasa’i & Ibn Majah)
9. Jabal Uhud & Makam Syuhada Uhud
Jabal Uhud adalah gunung batu raksasa yang membentang di utara Kota Madinah. Gunung ini menjadi saksi terjadinya Perang Uhud, kecamuk pertempuran dahsyat antara umat Islam dan kaum kafir Quraisy. Di kaki bukit ini dimakamkan 70 syuhada Perang Uhud, termasuk paman tercinta Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib RA (Sayyidush Syuhada).
10. Masjid Qiblatain
Masjid ini memahat peristiwa penting dalam sejarah fikih Islam. Saat Rasulullah SAW sedang memimpin shalat di tempat ini, turunlah wahyu Allah (QS. Al-Baqarah: 144) yang memerintahkan pemindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa (Palestina) menuju Ka’bah di Masjidil Haram (Makkah). Itulah mengapa masjid ini dinamakan Qiblatain (Masjid Dua Kiblat).
Tips Nyaman Saat Melakukan Ziarah
- Jaga Stamina dan Hidrasi: Cuaca di Makkah dan Madinah bisa sangat ekstrem. Pastikan selalu membawa botol air minum dan gunakan alas kaki yang nyaman.
- Pahami Aturan dan Jadwal: Khusus untuk memasuki Raudhah di Masjid Nabawi, pastikan Anda telah mendapatkan izin masuk melalui aplikasi resmi (Nusuk).
- Patuhi Arahan Muthawwif: Selalu ikuti petunjuk dari pembimbing ibadah/muthawwif travel Anda agar rombongan tetap terorganisir dan aman.
Semoga perjalanan ziarah dan ibadah umroh Anda berjalan lancar, mabrur, dan penuh keberkahan!




