Selain melaksanakan rangkaian manasik sesuai tuntunan syariat, jamaah juga dianjurkan untuk memperbanyak doa-doa saat haji dan umrah. Doa adalah inti dari ibadah, sebagai bentuk penghambaan, harapan, dan permohonan seorang hamba kepada Allah SWT. Berikut ini kumpulan doa-doa yang dianjurkan saat menjalankan ibadah haji dan umrah, lengkap sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.
1. Doa Saat Memulai Perjalanan
Ketika hendak berangkat menuju Tanah Suci, Rasulullah ﷺ mengajarkan doa safar:
“Subhānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.”
Artinya: “Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kami lah kami akan kembali.”
(HR. Muslim)
2. Doa Saat Memakai Ihram dan Niat
Ketika berniat ihram, jamaah dianjurkan membaca talbiyah:
“Labbaika Allāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal ḥamda wan ni‘mata laka wal mulk, lā syarīka lak.”
Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”
Talbiyah ini terus dibaca hingga tiba waktu tertentu sesuai manasik haji dan umrah.
3. Doa Saat Melihat Ka’bah
Saat pertama kali melihat Ka’bah, dianjurkan untuk berdoa karena termasuk waktu mustajab. Doa yang sering dibaca para ulama:
“Allāhumma zid hādzal bait tasyrīfan wa ta‘zhīman wa takrīman wa mahābah.”
Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada Baitullah ini.”
4. Doa Saat Thawaf
Ketika thawaf, jamaah bebas membaca doa apa saja. Doa yang sering dibaca di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad adalah:
“Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā ‘adzāban-nār.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
(HR. Abu Dawud)
5. Doa Saat Sa’i antara Shafa dan Marwah
Ketika berada di bukit Shafa dan Marwah, dianjurkan membaca dzikir dan doa:
“Innaṣ-ṣafā wal-marwata min sya‘āirillāh…” (QS. Al-Baqarah: 158)
Kemudian memperbanyak doa dan permohonan, menghadap kiblat, serta mengangkat tangan.
6. Doa Saat Wukuf di Arafah
Wukuf di Arafah adalah puncak ibadah haji. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.”
(HR. Tirmidzi)
Doa yang dianjurkan:
“Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.”
7. Doa Setelah Tahallul
Setelah mencukur atau memotong rambut (tahallul), jamaah dianjurkan bersyukur dan berdoa agar ibadah diterima:
“Allāhumma taqabbal minnā, innaka Antas-Samī‘ul ‘Alīm.”
Artinya: “Ya Allah, terimalah amal ibadah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
8. Doa Umum yang Dianjurkan Selama di Tanah Suci
Selain doa-doa khusus di atas, jamaah sangat dianjurkan memperbanyak:
- Istighfar
- Shalawat kepada Nabi ﷺ
- Doa untuk orang tua, keluarga, dan kaum muslimin
- Doa kebaikan dunia dan akhirat
Penutup
Ibadah haji dan umrah bukan hanya rangkaian ritual fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat dengan doa dan harapan. Manfaatkan setiap waktu dan tempat mustajab untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga setiap doa yang dipanjatkan dikabulkan dan ibadah haji serta umrah kita menjadi haji yang mabrur dan umrah yang maqbul. Aamiin.


