
Rukun umrah lengkap dengan dalil pada artikel ini harus di pahami jemaah umrah dalam melaksanakan ibadah umrah. Jika salah satu rukun ini ditinggalkan, maka umrahnya dianggap tidak sah dan tidak dapat diganti dengan denda (dam). Berikut adalah ulasan lengkap mengenai rukun umrah beserta dalilnya.
Apa Itu Rukun Umrah?
Dalam kacamata fikih, Rukun adalah sesuatu yang harus ada dalam suatu ibadah dan menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah tersebut. Mengabaikan satu saja rukun umrah berarti membatalkan rangkaian ibadah Anda secara keseluruhan.
Berdasarkan kesepakatan mayoritas ulama (jumhur), terdapat 5 rukun umrah yang harus dipenuhi secara berurutan.
5 Rukun Umrah Lengkap Dalilnya
1. Niat dan Ihram
Ihram adalah keadaan seseorang yang telah berniat untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah dengan mengenakan pakaian serba putih (bagi laki-laki) dan menjauhi segala larangan ihram.
- Dalil: Rasulullah SAW bersabda:“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari & Muslim)
- Tempat: Niat dilakukan di Miqat (batas waktu dan tempat yang ditentukan).
2. Tawaf
Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri jemaah.
- Dalil: Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:“…dan hendaklah mereka melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).” (QS. Al-Hajj: 29)
3. Sa’i
Sa’i adalah berjalan kaki (atau lari-lari kecil di area lampu hijau) sebanyak 7 kali antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah. Prosesi ini dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwah.
- Dalil: Allah SWT berfirman:“Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah…” (QS. Al-Baqarah: 158)
4. Tahallul (Memotong Rambut)
Tahallul adalah simbol selesainya rangkaian ibadah umrah. Bagi laki-laki disunnahkan mencukur gundul atau memendekkan rambut, sedangkan bagi wanita cukup memotong ujung rambut sepanjang satu ruas jari.
- Dalil: Rasulullah SAW mendoakan orang-orang yang mencukur rambutnya setelah ibadah:“Ya Allah, ampunilah mereka yang mencukur habis rambutnya.” (HR. Bukhari & Muslim)
5. Tertib
Tertib artinya semua rukun di atas harus dilakukan secara berurutan, mulai dari ihram hingga tahallul. Jika urutannya tertukar, maka ibadah tersebut tidak dianggap sah menurut mazhab Syafi’i.
Tabel Ringkasan Rukun Umrah Lengkap
| Rukun | Aktivitas Utama | Lokasi |
| Ihram | Niat & Memakai pakaian Ihram | Miqat |
| Tawaf | Mengelilingi Ka’bah 7x | Masjidil Haram |
| Sa’i | Jalan Shafa – Marwah 7x | Mas’a (Area Sa’i) |
| Tahallul | Mencukur/Memotong rambut | Marwah / Luar Masjid |
| Tertib | Melakukan sesuai urutan | – |
Perbedaan Rukun Umrah dan Wajib Umrah
Penting untuk membedakan antara Rukun dan Wajib.
- Rukun: Jika ditinggalkan, umrah tidak sah dan tidak bisa diganti dam.
- Wajib Umrah: (Contoh: Niat di Miqat, menjauhi larangan ihram). Jika ditinggalkan, umrah tetap sah tetapi jemaah wajib membayar denda (Dam).
Kesimpulan
Memahami rukun umrah adalah langkah pertama yang paling krusial sebelum Anda berangkat ke Tanah Suci. Pastikan Anda menjalankan setiap tahapannya dengan ikhlas dan sesuai sunnah agar memperoleh pahala umrah yang mabrur.
Semoga Allah memudahkan langkah Anda untuk bertamu ke Baitullah!
Apakah Anda sedang merencanakan perjalanan umrah dalam waktu dekat?Segera daftarkan diri anda ke Travel Kami .



1 Comment
[…] Memahami rukun dan wajib umrah melalui manasik. […]